Edisi Juli 2004
www.inibuku.com – Dunia yang Dilipat adalah sebuah studi kebudayaan dari Yasraf Amir Piliang. Buku ini pernah diterbitkan oleh Mizan pada tahun 1998 dan menjadi buku laris pada saat itu. Cetak ulang ini ditambah dengan bagian Prolog dan Epilog serta 8 bab baru. Masih relevan dengan konteks kekinian buku ini layak dibaca dan akan memberikan banyak inspirasi bagi peminat cultural studies.
Bayangkan bahwa dunia itu seperti selembar kertas. Bagai seorang ahli origami, lipat kertas itu menjadi dua, empat, delapan, enam belas, dan seterusnya …. sampai pada satu titik, kertas itu tidak bisa dilipat lagi, bagaimanapun dilakukan. Kertas itu tidak dapat dilipat lagi disebabkan ada batas kemampuan struktur kertas itu yang menahan perubahan dirinya. Pemaksaan berupa penekanan, pemadatan, pemampatan atau perusakan akan memungkinkan kertas dilipat lebih lanjut. Akan tetapi, ini berarti kita telah melampaui batas-batas struktur, sifat, dan karakteristik yang seharusnya tidak dilewati. Melipat melewati batas yang seharusnya tidak dilewati melalui cara pemaksaan, pemadatan, pemampatan, penekanan, perusakan, pengerdilan (miniaturisasi) itulah lukisan sesungguhnya dari apa yang disebut sebagai dunia yang dilipat, yang ingin dilukiskan di dalam buku ini.
Beberapa hasil tulisan Yasraf Amir Piliang:
1. Transpolitika
2. Hipersemiotika: Tafsir Cultural Studies atas Matinya Makna
3. Posrealitas: Realitas Kebudayaan dalam Era Posmetafisika


No comments yet
Pengumpan komentar untuk artikel ini